Senin, 30 Desember 2024

MAKNA API UNGGUN GERAKAN PRAMUKA

 UPACARA  API UNGGUN GERAKAN PRAMUKA 

SD NEGERI 176 PALEMBANG




Api unggun menjadi salah satu kegiatan yang kerap dilakukan oleh anggota Pramuka, sebagai sebuah simbol persaudaraan yang kaya makna.

Bagi seorang anggota Pramuka, pasti sudah pernah atau bahkan sering melakukan kegiatan api unggun. Ternyata kegiatan tersebut tidak sekedar menyalakan api di luar ruangan saja, namun memiliki makna yang cukup dalam.

Kegiatan tersebut dapat dikatakan sebagai simbol dari ikatan persaudaraan sesama anggota Pramuka. Biasanya, setelah api dinyalakan maka seluruh anggota Pramuka akan berkumpul dan melakukan kegiatan bersama-sama.


Pengertian dan Makna Api Unggun 


Api unggun adalah api yang dinyalakan di luar ruangan dengan cara menyalakan kayu bakar, dahan, daun kering maupun ranting pepohonan. Penyalaan api tersebut dilakukan dengan sengaja untuk keperluan tertentu. 

Biasanya yang melakukan penyalaan api tersebut adalah para pecinta alam ataupun anggota Pramuka yang tengah melaksanakan kegiatan outdoor, seperti berkemah. Secara etimologi artinya yaitu :

  • Api memiliki arti geni, agni, bromo atau latu
  • Unggun berarti tumpukan atau onggokan kayu

Sehingga jika kata api dan unggun disatukan memiliki pengertian serta makna yang dalam, yaitu semangat yang selalu menyala dan kekuatan cahaya. Adapun kekuatan cahaya tersebut memiliki makna persaudaraan dan persatuan yang kuat.

Sejarah Api Unggun

Api yang menyala di luar ruangan tersebut bukan tiba-tiba ada, melainkan melalui sejarah yang lumayan panjang. Menyalakan api dengan kayu, dahan, ranting maupun daun kering tersebut dulunya dipakai sebagai sumber pencahayaan oleh manusia.

Sebelum adanya listrik seperti saat ini, pencahayaan terutama pada malam hari bergantung pada nyala api. Selain untuk pencahayan, fungsi api unggun juga sebagai penghangat tubuh. Api yang unggun itulah juga yang dianggap sebagai dewa oleh bangsa Yunani kuno.

Jadi, sejak kapan sejarah api unggun dimulai, memang tidak ada jawaban yang pasti. Sejak manusia mengenal api dan menggunakannya, sejak itulah perjalanan sejarahnya dimulai.


Fungsi Api Unggun


Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa api yang dinyalakan tersebut bukanlah tanpa tujuan. Penyalaan api di luar ruangan mempunyai fungsi untuk manusia ternasuk bagi anggota Pramuka, yaitu :

  • Alat penghangat tubuh ketika cuaca dingin
  • Alat penerangan dan pencahayaan saat kondisi gelap gulita
  • Alat untuk mengusir binatang buas yang ada di hutan ataupun area terbuka lainnya
  • Alat ketentraman serta kegembiraan

Oleh sebab itu, wajar ketika berkemah para anggota Pramuka menyalakan api, dengan maksud dan tujuan seperti di atas. 



Persyaratan Membuat Api Unggun


Sebagai anggota Pramuka, tidak boleh sembarangan menyalakan api apalagi di luar ruangan. Setiap akan menyalakan api dengan unggun (tumpukan kayu), harus diperhatikan beberapa syarat berikut ini.

  • Pada tempat terbuka dengan area yang cukup luas dan disesuaikan dengan jumlah orangnya.
  • Di tanah lapang yang lumayan kering dan permukaannya datar.
  • Tidak berada di dekat rerimbunan, seperti semak-semak dan rerumputan.
  • Jauh dari tempat pemukiman warga, agar tidak mengganggu masyarakat.
  • Terlindung dari angin kencang, atau tidak di daerah yang banyak anginnya, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, misalnya kebakaran. Tempat yang terlindung dari angin juga dimaksudkan supaya abu bekas pembakaran tidak menyebar kemana-mana.

Syarat-syarat tersebut harus benar-benar diperhatikan oleh setiap anggota Pramuka, supaya kegiatan yang dilakukan tidak justru menimbulkan masalah dan bahaya bagi orang lain. Segera bersihkan tempat bekas menyalakan api, pastikan api sudah benar-benar padam. Api unggun identik dengan kegiatan yang dilakukan oleh Pramuka dan menjadi simbol persatuan. Api yang menyala mewakili semangat berkobar yang tidak mudah padam pada diri setiap anggota Pramuka.


STUDY KASUS PPG



 DISUSUN OLEH

NAMA               :  SURYADI, S.Pd

NO UKG           :  201508092874

INSTANSI         :  SD NEGERI 176 PALEMBANG

NIM                  :  2413061223

LPTK                :  UNIVERSITAS LAMPUNG

FAKULTUS       :  PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG)


Pengalaman menghadapi dan menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran sebagai seorang guru:

 

1.       Permasalahan yang Dihadapi

Sebagai guru kelas 6 SD Negeri 176 kecamatan Kalidoni Kota Palembang, Saya mendapatkan tantangan dalam mengelola kelas yang sangat beragam. Siswa  dikelas saya memiliki berbagai macam karakteristik, mulai dari perbedaan kemampuan akademik,  gaya belajar , minat belajar hingga gaya belajar yang berbeda-beda. Beberapa siswa tanpak cepat memahami materi yang diajarkan, sementara yang membutuhkan banyak waktu dan perhatian yang khusus. Kondisi ini memuntut saya mencarai cara alternatif damlam memenuhi kebutuhan belajar siswa tanpa mengorbankan kwalitas pembelajaran.

 

2.       Upaya untuk Menyelesaikan Permasalahan

Untuk menyelesaikan masalah ini, saya menerapkan pembelajaran deferensiasi  berbasis kopetensi Sosial Emosional siswa. Pendekatan ini memungkinkan saya untuk memberikan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Tahap yang saya  lakukan yaitu sebelum pelaksanaan pembelajaran saya menanyakan kepada siswa perasaan sosial emosional mereka , Apakan perasaannya sekarang marah, senang ataupun sedih, siswa menuliskan perasaaan   menggunakan kertas stikinot, kemudian anak menempelkan perasaan mereka di lembar yang sudah saya siapkan. Setelah itu saya membacakan perasaan siswa yang sedih dan marah, kemudian memberikan motivasi dengan hal – hal  positif. Setelah itu   saya melakukan membuka Pelajaran dengan menggunakan ice breaking yang berkaitan dengan Pelajaran yang akan dipelajari. Dalam tahap pembelajaran saya membagi siswa dalam kelompok – kelompok kecil bedasarkan Tingkat kemampuan mereka. Siswa yang lebih cepat diberikan tugas yang menantang, sementara siswa yang masih mengalami kesulitan diberikan materi yang sederhana dan memberikan pendampingan secara individu. Selain itu saya menciptakan lingkungan kelas yang mendukung dengan mendorong siswa untuk saling membantu. Misalnya siswa yang sudah mahir membantu siswa yang sedang mengalami kesulitan, sehingga mereka lebih percaya diri dan tidak malu bertanya. Saya juga berusaha meningkatkan interaksi dengan siswa melalui diskusi kelompok dan permainan edukatif yang relevan dengan mata Pelajaran.  Saya memanfaatkan teknologi seperti kuis interaktif dan aplikasi pembelajaran online untuk membuat proses belajar menjadi lebih menarik. Saya juga melibatkan orang tua dalam proses ini dengan memberikan informasi tentang perkembangan anak mereka dan meminta dukungan di rumah.

 

3.       Apa hasil dari Upaya tersebut

Setelah beberapa minggu menerapkan stategi tersebut, saya melihat peningkatan yang signifikan,. Siswa yang tadinya kesuliatan dalam pembelajaran mulai menunjukkan perkembangan, siswa yang cepat memahami materi semakin tertantang yang sesuai dengan kemampuan mereka. Secara umum suasana kelas menjadi inklusif dan positif, siswa yang tadinya malas belajar jadi semangat belajar dan siswa merasa dihargai dan dilibatkan. Meskipun perbaikan ini tidak instan, namun kemajuan yang mereka tunjukkan sangat menggembirakan. Dengan bantuan pendampingan individual dan metode pembelajaran yang disesuaikan, mereka dapat mengejar ketertinggalan mereka.

 

4.       Pengalaman Berharga

Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa setiap siswa memiliki kebutuhan belajar yang berbeda, ini penting bagi seorang guru untuk peka terhadap hal ini. Saya belajar dengan membangun hal-hal yang positif diawal pembelajaran membuat anak.   Setiap siswa adalah individu yang unik dengan cara belajar yang berbeda-beda. Sebagai guru saya perlu terus beradaptasi dan mencari cara terbaik untuk membantu setiap siswa mencapai potensi maksimal mereka. Selain itu, keterlibatan dan komunikasi dengan siswa dan orang tua sangat penting dalam mendukung proses belajar yang efektif.

 


 


Minggu, 29 Desember 2024

LOGO SD NEGERI 176 PALEMBANG

 LOGO

 SD NEGERI 176 PALEMBANG


1.       Perisai artinya Perlindungan: Perisai melindungi seseorang dari bahaya. Dalam konteks pendidikan, perisai melambangkan perlindungan terhadap nilai-nilai luhur, moral, dan pengetahuan. Sekolah sebagai institusi pendidikan dianggap sebagai benteng pertahanan bagi siswa dari pengaruh negatif di luar.
  • 2.       Bintang artinya Harapan dan Cita-cita: Bintang selalu dikaitkan dengan harapan dan cita-cita yang tinggi. Dalam konteks pendidikan, bintang melambangkan tujuan yang ingin dicapai oleh siswa, guru, maupun institusi pendidikan.
  • 3.       Pena artinya Penulisan dan Penciptaan: Fungsi utama pena adalah untuk menulis. Dalam konteks pendidikan, pena melambangkan proses penciptaan ide, pengetahuan, dan karya tulis.
  • 4.       Buku artinya Sumber Pengetahuan: Buku adalah gudang ilmu pengetahuan. Logo buku mengisyaratkan bahwa pendidikan adalah proses memperoleh pengetahuan melalui membaca dan belajar.
  • 5.       Bayangan Buku artinya Pengetahuan yang Tak Terbatas: Bayangan buku dapat melambangkan cakupan pengetahuan yang luas dan tak terbatas. Sama seperti bayangan yang terus memanjang, begitu pula pengetahuan yang terus berkembang dan tidak pernah berhenti.
  • 6.       Sayap  mengepak artinya Dinamisme dan Perubahan: Gerakan mengepak menunjukkan adanya perubahan yang terus-menerus dan perkembangan yang dinamis. Ini merefleksikan sifat pendidikan yang selalu berkembang dan mengikuti perkembangan zaman.
  • 7.       Tiga anak memakai toga artinya Keberhasilan Bersama: Tiga siswa yang digambarkan bersama-sama melambangkan keberhasilan yang diraih secara kolektif. Ini menunjukkan pentingnya kerja sama, kolaborasi, dan semangat tim dalam mencapai tujuan pendidikan.
  • 8.       Nama intansi Pendidikan: SD negeri 176 Palembang
  • 9.       Nama Kecamatan tempat satuan Pendidikan berada

Arti Warna

  • a.       Perisai merah marun artinya Kekuasaan dan Kewibawaan: Merah marun sering dikaitkan dengan kekuasaan, kemewahan, dan keanggunan. Dalam konteks pendidikan, warna ini dapat menunjukkan kewibawaan sebuah institusi, kualitas pendidikan yang tinggi, dan tradisi yang kuat.
  • b.       Lis hitam pada perisai artinya Kekuatan dan Keteguhan: Hitam sering diasosiasikan dengan kekuatan, keteguhan, dan stabilitas. Dalam konteks pendidikan, ini bisa melambangkan fondasi yang kuat, kurikulum yang solid, dan karakter lulusan yang tangguh.
  • c.       Enam bulu artinya angka enam sering dikaitkan dengan kesempurnaan, keseimbangan, dan harmoni. Dalam konteks pendidikan, ini bisa melambangkan tujuan pendidikan yang holistik, yang mencakup aspek intelektual, emosional, sosial, spiritual, fisik, dan estetika.
  • d.       Warna putih artinya Kemurnian: Menunjukkan tujuan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki hati dan pikiran yang bersih. Kesucian: Mewakili nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam proses pendidikan.


Teks Renungan Malam dalam kegiatan Pramuka di SD Negeri 176 Palembang

 





 Teks Renungan Malam dalam kegiatan Pramuka

Adik – adik……..

Dalam nuansa keheningan malam.Diantara lirihnya hembusan sang bayu dan kemilau cahaya bintang…. Adalah jiwa­jiwa kita.Yang kembali meniti detak waktu, yang telah terlampaui….Sejenak menjernihkan hati, dalam kepasrahan pada yang Maha Kuasa…..

Adik – adik…….. pada malam ini di tengah kesendirian kakak ingin mengajak adik – adik berpikir jernih, sambil merenung kembali perjalanan kehidupan ini, sejak adik – adik dapat membedakan antara yang benar dan yang salah hingga saat ini, renungkan perjalanan kehidupan yang telah adik – adik lalui, kakak yakin adik – adik akan menemui jalan yang terbaik untuk mengenal dirisendiri dan menjadi Pramuka sejati.

 

Adik – adik …….. di tengah malam yang gelap gulita ini hanya bertemankan lilin yang menerangi, cobalah adik adik merenung kembali perjalanan hidup ini darisejak adik – adik lahir hingga saat ini, apa saja yang telah adik adik perbuat untuk membalas jasa dan pengorbanan kedua orang tua kita, yang telah bersusah payah membesarkan kita? Membanting tulang dengan tidak peduli siang atau malam, hujan dan panas, walau harus pakaian basah kering di badan, terkadang harus mencucurkan air mata menahan kepedihan menghadapi penderitaan hidup ini, meskipun harus tertawa ditengah kesedihan saat kita berada ditengah mereka, padahal mereka sakit tapi tak pernah di hiraukan kesakitannya, asalkan mereka dapat membesarkan dan membuat anak – anaknya bahagia, walupun harus jiwa yang menjadi taruhannya, pernahkan adik – adik rasakan dan terfikirkan hal ini ?... cobalah renungkan …! dan cobalah bayangkan...! Saat adik­adik mempersiapkan untuk kegiatan Persami ini, tentunya tidak lepas dari orang tua kalian.Adik – adik bisa berkumpul disini karena restu dari orang tua.Apapun kalian masih tergantung pada orang tua.Mereka di rumah memendam rasa rindu kepada kalian. Tapi, apa kalian rindu dengan mereka ? Di setiap waktu mereka selalu berdoa agar kalian diberikan keselamatan.Apa itu juga kalian lakukan? Apa kalian mendoakan mereka? Kita sebagai seorang anak, wajib untuk menghormati kedua orang tua kita.Terutama pada ibu kita. Ingat dik ! Surga itu ada di bawah telapak kaki ibu..

 

Ibu adalah sosok wanita yang sangat tegar dan penuh pengorbanan.Di saat kita masih di dalam kandungan seorang ibu, kita sudah diberi kasih sayang yang begitu besar olehnya.Selama 9 bulan seorang ibu mengandung anaknya tanpa ada rasa pamrih.Dan dengan perjuangan seorang ibu, kita dapat terlahir di dunia ini dengan taruhan hidup atau mati.Setelah kita di lahirkan dan setelah itu ibu juga yang merawat dan membesarkannya dengan ikhlas.Disaat kita menangis di tengah malam ibu bangun dan menimang kita dengan penuh kasih sayang. Disaat kita berlatih berjalan, namun kita terjatuh dan menangis..Apa yang dilakukan ibu? Ia mengendong dan menenangkan kita. Apakah kalian teringat saat kalian diajak oleh ibu kalian pergi ke suatu tempat, dan kalian menginginkan sesuatu.Kalian tak pernah perdulikan seberapa uang ibu kalian. Dan ibu pun, tak akan mengeluh, dan tak akan menceritakannya kepada kalian bahwa uangnya terbatas. Dia tetap membelikan kalian, sesuai yang kalian minta.Disaat kalian melakukan kesalahan, dan membuat ibu marah kepada kalian.Itu bukan tanda ibu tak sayang, melainkan ibu sangat sayang kepada kalian.Ibu ingin yang terbaik untuk kalian.Ibu ingin kalian tak berada di jalan yang salah.Masihkah kalian ingat itu semua?Sudahkah kalian berterima kasih kepada Ibu kalian? Sudahkah kalian mohon ampun kepada ibu kalian?Sungguh... banyak sekali pengorbanan seorang ibu kepada anaknya.Tetapi mengapa seorang anak yang sudah tumbuh besar dan dewasa tidak mau berbakti kepada ibunya? Apakah mereka merasa dirinya itu tidak lagi membutuhkan seorang ibu yang telah membesarkannya dari kecil ? Kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu tak akan pernah tergantikan oleh apa dan akan ada untuk anaknya selamanya meskipun anaknya tak berbakti kepadanya. Sungguh sangat besar pengorbanan seorang ibu kepada anaknya maka dari itu kita jangan sampai melukai hati seorang ibu yang telah banyak berkorban untuk kita. Kakak berharap, setelah nanti kalian sampai dirumah minta maaf, berterima kasih dan peluk ibu kalian. Selain sosok ibu yang berarti dalam hidup kita adalah Guru.Perjuangan seorang guru tidak dapat dinilai dengan apapun. Guru merupakan seseorang yang sangat berjasa dalam menuntut ilmu. Gurulah yang membimbing, mengajar hingga kita bisa membaca dan menulis.Senyum indah selalu menghiasi wajahnya.Dia mengisi dengan kesabarannya. Hilang dahagaku yang haus akan ilmu. Jika disaat dia mengajar di depan kelas, namun muridmuridnya tak memperhatikannya, tapi dia tetap sabar. Meskipun ia mengerutkan wajahnya, itu pun tetap dirangkai dengan senyumnya. Tahukah kalian, betapa susahnya, betapa beratnya, dan begitu besarnya perjuangan seorang guru? Jangan pernah kalian coba untuk sakiti hati seorang guru, apalagi membuat ia kecewa dan marah pada kalian!!! Dia yang mengajari banyak hal tentang ilmu pengetahuan maupun ilmu pekerti.Memberi semangat pada kita itulah dia. Dia sangat berjasa dan sangat berpengaruh pada hidup kita. Tanpa guru dunia ini akan hampa. Ada sebuah cerita tentang seorang guru.Jadi, pada tempo hari… jadi sendu terasa. Mereka mendengar kabar bahwa sang guru dirawat di rumah sakit. Setelah mendengar kabar itu, mereka pun terdiam seribu bahasa.Mereka merenungkan sesuatu hal. Yang mereka pikirkan, apa ini ada hubungannya yang telah mereka perbuat tanpa sengaja pada tempo hari ?Hanya karena canda yang tak tepat, membuatnya marah pada mereka.Saat dia memberikan tugas, namun mereka menolaknya. Hal ini membuatnya marah, namun itu semua hanya ia pendam. Sehingga membuatnya masuk ke rumah sakit.Apakah kalian pernah terpikirkan oleh ini?Apakah kalian pernah memperdulikan perasaan guru kalian?Perasaan seorang guru itu begitu peka.Jadi jangan pernah sakiti guru kalian sampai kapanpun. Patuhilah apa yang ia perintahkan !!! Guru bekerja dengan penuh ketulusan jiwa dan memberinya dengan penuh kasih sayang..

 

Adik – adik, kakak menyadari dan yakin sekali tidak ada didalam dunia ini yang bernama insan luput dari kekhilafan dan kesalahan, karena pada dasarnya kita adalah hamba Allah yang lemah penuh dengan kekurangan, tidak ada apa yang bisa kita banggakan di mata Allah, untuk itu kakak mengharap bangkitlah dari lamunan panjangmu yang penuh dengan hayalan, hidup ini pada hakekatnya adalah kenyataan hadapi ia dengan kebesaran jiwa, dan sadarlah akan kelemahan dirisendiri akui jika itu salah, sambil memeperbaikinya untuk kemajuan masa depan mu, jalanilah dengan niat yang tulus serta ikhlas dari lubuk hati yang mendalam dengan hanya mengharapkan ridho dari Allah SWT semata – mata bukan karena siapa – siapa, bukankah adik – adik tahu bahwa disamping kanan dan kiri adik – adik ada pengawas dari Allah yang tak pernah tidur yang selalu mengawasi gerak gerik adik – adik, berangkat dari sinilah kakak serahkan semuanya kepada adik – adik untuk tetap percaya diri dengan mengamalkan kode etik Gerakan Pramuka yang tertuang dalam Dasa Darma item kesepuluh yakni “ Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan” memang pahit serta berat tantangannya, karna yang ditantang adalah diri kita sendiri, yaitu hawa nafsu yang jahat lagi keji, tetapi dibalik itu semua ada hikmah yang terkandung didalamnya jika adik – adik cermati dengan baik dan bijaksana, yakni untuk membentuk watak dan kepribadian yang tangguh, siap berhadapan dengan kenyataan hidup yang penuh lika liku dan tantangan ini. Untuk itu bersabarlah dan hadapi dengan kebesaran jiwa serta bertawakallah kepada Allah kakak yakin adik – adik bisa menjalaninya.

 

Dengan penuh kesadaran selaku hamba yang lemah, hamba Mu ini mohon perlindungan kepada Mu ya Allah serta ampunilah kesalahan yang telah saya perbuat selama ini, saya berjanji pada diri saya sendiri dengan tulus dan ikhlas untuk tidak mengulangi perbuatan yang telah saya perbuat selama ini

 






 

*****-------*****

Persami SD Negeri 176 Palembang

 

Doa Upacara Pembukaan Persami Pramuka


 
Bismillahirrahmaanirrohim...

Alhamdulillahirobil ‘alamin wasalatu wasalamun ‘ala asyrofil anbiya’i wal’mursalin, wa’ala alihi wasahbihi ajma’in amma ba’du.

Ya Allah yang Maha Pengasih juga Maha Penyayang

Kami angkat kedua tangan ini semata-mata hanya mengaharap ridha dan rahmat-Mu.

Ya Allah Yang Maha Agung,

Puji syukur Alhamdullilah kami panjatkan kepadaMU. Pada siang hari ini kami berkumpul memohon kehadirat dan ridha mu,dalam acara perkemahan di SD Negeri 176 Palembang .

 

Ya Allah yang maha Pengampun.

Ampunilah dosa kami,dosa kedua orang tua kami,dosa para guru kami,dosa para pemimpin kami dan dosa para pahlawan serta para pendahulu kami.

 

Ya,Allah yang maha mengetahui,Sesungguhnya engkau maha mendengar doa kami,kami mohon kabulkanlah doa dan permohonan kami.


Rabbana A’tina Fidun’ya hasanah wafil akhirati hasanah Waqina azza banar

Walhamdullilahirabbil Alamin.

 

Waasalamualaikum wr.wb





DOA PENUTUP

Assalamu’alaikum wr.wb,

Bismillahirrohmanirrohim.

Alhamdulillahirobil ‘alamin wasalatu wasalamun ‘ala asyrofil anbiya’i wal’mursalin, wa’ala alihi wasahbihi ajma’in amma ba’du.

 

Ya Allah yang Maha Pengasih juga Maha Penyayang

Kami angkat kedua tangan ini semata-mata hanya mengaharap ridha dan rahmat-Mu.


Ya Allah Yang Maha Agung,

Puji syukur Alhamdullilah acara perkemahan di SD Negeri 176 Palembang berjalan dengan lancar. Semua atas ridhoMU.

 

Ya Allah yang maha Pengampun.

Ampunilah dosa kami,dosa kedua orang tua kami,dosa para guru kami,dosa para pemimpin kami dan dosa para pahlawan serta para pendahulu kami.

 

Ya,Allah yang maha mengetahui,

Sesungguhnya engkau maha mendengar doa kami,kami mohon kabulkanlah doa dan permohonan kami.


Rabbana A’tina Fidun’ya hasanah wafil akhirati hasanah Waqina azza banar

Walhamdullilahirabbil Alamin.

 

Waasalamualaikum wr.wb